Tuesday, May 28, 2019

Huawei Tegaskan Akan Kembangkan Chip Sendiri Meski Tanpa ARM

tek.id


Belakangan ini Huawei berada dalam guncangan pasca Pemerintah AS memasukkan pabrikan asal Tiongkok tersebut di daftar hitam larangan perdagangan AS.

Langkah tersebut membuat Huawei terputus lisensinya dengan Android, serta beberapa perusahaan lain seperti Qualcomm dan Intel. Selain deretan pabrikan kenamaan AS yang memutus kontrak dengan Huawei, salah satu perusahaan chip veteran dunia yakni Arm, juga memutus kontrak dengan Huawei.
Awalnya diprediksi kalau diputusnya lisensi ARM dengan Huawei akan jadi pukulan yang lebih keras ketimbang putusnya dengan Google. Namun, Huawei menegaskan jika situasi ini tidak  akan berpengaruh secara banyak.
Berdasarkan pernyataan Huawei Global yang diterima Merdeka.com Selasa (28/5/2019), Huawei  memiliki lisensi untuk ARM8 yang sifatnya permanen.
"Huawei telah memperoleh lisensi permanen untuk arsitektur ARM8. ARM8 adalah set instruksi ARM 32/64-bit. Prosesor saat ini merupakan produk dari set instruksi ini," tulis Huawei Global.
Deretan prosesor Huawei seperti Kirin 710 dan Kirin 980 sendiri merupakan produk dari arsitektur ARM8 ini. Selain itu, Kirin 985 yang sekarang masih dalam proses produksi juga sama.
Huawei sendiri juga menekankan bahwa pihaknya mampu untuk mendesain chip atau prosesor ARM sendiri, jika dalam jangka panjang pemutusan lisensi ini tidak ditangguhkan.
"Huawei menekankan bahwa Huawei dapat sepenuhnya mendesain prosesor ARM secara independen, dan melengkapi hak kekayaan intelektual, serta dapat mengembangkan proses ARM secara independen untuk jangka panjang, terlepas dari lingkungan eksternal," ungkap Huawei Global.
"Dengan kata lain, jika ARM nantinya tidak bisa memberi otorisasi instruksi ARM diatur di bawah tekanan tertentu, Huawei tidak akan terpengaruh," ujarnya.
Lebih lanjut, Huawei menjamin bahwa prosesor Huawei akan tetap diproduksi karena tak ada blokade teknis dalam produksinya, serta akan dilakukan deretan penelitian dan pengembangan untuk produksi chip di masa depan.
"Tidak ada blokade secara teknis, dan penelitian serta pengembangan chip Huawei akan berlanjut di masa depan," tutupnya.
 Sumber merdeka.com

perkenalkan nama gue ayu lestari kehidupan gue sehari hari makan tidur berak hidup gua monoton bet dari pada monotn yakan mending gue ngeblog buat ngabisin waktu sehari hari gue