Sunday, January 6, 2019

Modal Rp 100 Ribu versi Bisnis Millennials

Modal Rp 100 Ribu versi Bisnis Millennials 

Berbisnis gak tidak jarang kali tentang modal besar, walau pun punya budget di mula memang lebih baik. Tapi bukan berarti bisnis tidak dapat dimulai dengan modal kecil.

Di era digital seperti kini ini, transaksi jual beli kian mudah. Gak mesti tidak jarang kali buka toko atau ruko, asal punya gagasan dan inginkan merealisasikan, budget minim tidak lagi masalah.

Untuk yang hendak berbisnis namun terbatas modal, inilah ini ada beberapa referensi usaha yang dapat dimulai dengan budget maksimal Rp 100 ribu.


1. Pulsa seluler

Pulsa seluler jadi salah satu keperluan millennials yang gak terdapat habisnya. Kini pulsa seluler memang lebih gampang ditemukan. Hampir seluruh minimarket meluangkan jasa isi ulang pulsa.

Tapi tetap saja anda harus ke luar lokasi tinggal atau kantor guna untuk mampir ke sana. Kebanyakan orang malas melakukannya.

Nah, kamu dapat memanfaatkan situasi ini menjadi kesempatan usaha yang menguntungkan. Dengan modal Rp 100 ribu, kamu dapat mengisi sisa ke agen pulsa dan mengerjakan transaksi lewat ponsel.

Bisa pun dengan memakai M-Banking yang terhubung dengan ATM  meski seringkali ada ongkos tambahan sebesar Rp 1.500 per transaksi.

Kalau  dapat menjalani dengan tekun, keuntungannya lumayan, lho!


2. Aksesoris wanita

Buat yang punya tangan terampil, bisnis ini dapat dicoba. Aksesoris menarik dan lucu yang dipasarkan online sekarang tidak sedikit peminatnya.

Berkreasilah sebebas barangkali untuk membuat produk yang punya nilai eksklusifitas. Misalnya dengan menyulap bahan daur ulang jadi kalung atau bando cantik.

Ditambah dengan media pemasaran yang bagus dan gambar produk yang menarik, kesempatan aksesoris buatanmu dilirik pembeli pasti kian besar. 


3. Camilan

Saat ini camilan pedas laksana lidi-lidian, makroni, basreng, dan lainnya sedang naik daun. Padahal rasanya sama dengan yang biasa anda beli di warung, namun kemasan yang dipakai sangat catchy. Sampai rasanya sayang guna untuk tidak membelinya.

Kamu dapat memanfaatkan momen ini untuk menciptakan produk baru yang belum terdapat di pasaran. Coba cari camilan favoritmu di pasar atau rumah buatan makanan enteng tradisinonal.

Kamu dapat mengemas lagi makanan itu menjadi lebih unik untuk mengusung nilai jualnya. Sambil jalan, kamu dapat coba ciptakan varian camilanmu sendiri.

4. Jajanan kekinian

Kamu suka masak dan bereksperimen dengan bahan makanan? Yuk, mulai beranikan diri menjual hasil masakanmu!

Coba bikin menu sederhana dengan bahan-bahan yang mudah dicapai tapi tidak sedikit disukai. Bagi awalnya, kamu dapat tawarkan masakanmu ke rekan sekolah, kerja, atau saudara.

Makin bagus kalau dapat punya katalog online di sosial media supaya jangkauan pemasaran kian luas.

5. Jasa titip

Jasa titip atau personal shopper  jadi di antara bisnis yang tidak sedikit digeluti millennialas zaman sekarang. Sesuai namanya, seseorang bakal menitipkan  produk tertentu yang akan anda beli langsung dari tokonya tanpa perantara. Pelanggan bermukim ambil ke tempatmu atau dikirim pulang via ekspedisi.

Kamu dapat berlakukan sistem pre order dengan DP 50 persen atau dapat juga sistem bayar di awal. Biasanya jasa titip punya tarif Rp 15-25 ribu per orang.


6. Polaroid frame

Hasil potret dari kamera polaroid dapat memberikan kesan vintage yang unik. Tapi sayang, kamera ini punya harga selangit dan gak seluruh orang dapat menjangkaunya. Disinilah kamu dapat menciptakan bidang baru dengan memfasilitasi mereka yang hendak punya hasil potret polaroid.

Cukup buat template frame polaroid, dan edit potret kiriman klienmu serupa polaroid. Kamu dapat sekalian mencetaknya atau mengantarkan soft file guna untuk dia cetak sendiri.


7. Dropshipper

Jadi dropshipper ialah bisnis yang nyaris tanpa modal. Kamu melulu perlu menilai jenis barang yang hendak kamu jual, menggali supplier-nya, dan menilai media pemasaran. Misalnya lewat Instagram, Facebook, dan sebagainya.

Kamu tidak butuh repot grosir barang lagi guna untuk diecer, sebab yang mengirim barang ke pelanggan ialah supplier.

Meski relatif mudah, anda harus jeli dalam memilih supplier barang. Cari saudagar yang jujur dan dapat dipercaya. Sebab, anda tidak dapat melihat langsung kualitas barang yang anda jual. Berbeda dengan reseller yang menerima barang dari supplier  terlebih dahulu sebelum hingga ke tangan pelanggan.   

perkenalkan nama gue ayu lestari kehidupan gue sehari hari makan tidur berak hidup gua monoton bet dari pada monotn yakan mending gue ngeblog buat ngabisin waktu sehari hari gue

1 comment: